Tampilkan postingan dengan label Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidup. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 November 2011

Pernyertaan Yang Sempurna

Ketika TUHAn Menggandeng
Penyertaan Yang Sempurna, Ada sebuah suku di Afrika yang cukup menarik. Suku ini mempunyai cara tersendiri untuk mengetahui kedewasaan seorang anak laki-laki. Jika anak laki-laki itu dinyatakan sudah dewasa, anak laki-laki tersebut sudah mampu untuk ditinggal di hutan semalaman sendiri. Hutan itu sangat sunyi dan gelap, bahkan untuk melihat telapak tangan saja tidak bias. Namun, setelah pagi hari dan matahri mulai terbit. Ayah dari seorang laki-laki tersebut berada di belakang si anak dan dengan segala senjata siap untuk melindungi si anak dari segala binatang buas. Sama halnya, seperti kita melihat di Indonesia. Ada seorang anak kecil yang akan menuju ke suatu tempat, namun turun hujan sehingga membuat anak itu menjadi bingung. Tetapi, ada seorang ayah yang siap dengan jas hujannya untuk mengayomi anak itu sampai ke tempat tujuan tanpa basah sedikit pun. Ketika berjalan, dia tidak dapat melihat apa pun. Bahkan, ia hanya bias melihat ketika ayahnya membuka jas hujan dan sudah sampai di tujuan. Kedua hal ini, menunjukkan pernyertaan yang baik dari seorang Bapa kepada anaknya. Sering kali dalam kehidupan banyak orang mengeluh, di mana TUHAN ketika kita dalam kesusahan?? Ada perumpamaan, pada suatu saaat ada seseorang yang berjalan bersama TUHAN. Jejak kaki keduanya nampak di tanah, itu yang menunjukkan bahwa mereka berjalan bersama. Namun, ketika suatu permasalahan terjadi jejak kaki itu tinggal satu. Mengapa demikian? Di mana TUHAN? Apakah TUHAN lari?
Ibarat TUHAN Menggendong
Jejak Kaki Hanya 1 Pasang
Tidak, TUHAN senantiasa berada di dekat kita dan pada saat itu DIA menggendong kita. Terkadang kita tidak tahu rencana yang DIA buat, dan semua terlihat gelap. Meski demikiaan, kita tidak sadar bahwa kita sudah sampai di tujuan dan mimpi kita sudah menjadi nyata. Tidak usah takut, masih ada TUHAN dan masih ada kuasa tak terbatas. Jika DIA sanggup menciptakan semesta, dia juga sanggup mengubah segenap hidup kita dan membuat semua mimpi kita menjadi nyata…

Kamis, 03 November 2011

Membuka Lembaran Baru


Membuka Lembaran Baru, sebuah langkah ke depan untuk membuka sebuah kehidupan yang baru. Dengan langkah yang pasti dan keberanian, lembaran baru yang kita harapka pasti dapat kita raih. Ketika kita mencapai suatu titik terendah, mungkin titik itu terasa sulit. Namun, masih ada harapan ke depan yang panjang. Apakah kita mau berhenti, atau hanya berjalan di tempat saja?? Jika itu yang kita lakukan, kita sia-sia menjalani hidup ini. Karena, hidup akan lebih berarti ketika kita melakukan perkara-perkara yang besar. Kita akan lebih bangga, menjalani kehidupan yang tidak berada di titik nyaman saja. Di saat peluang-peluang yang tersedia di dalam hidup kita itu dapat kita gunakan dengan baik, maka itulah arti hidup yang sebenarnya. Dan jika tantangan yang datang, kita hadapi dengan segala kesiapan. Mungkin kemalangan ada di depan kita, hadapi dengan semua keberanian. Pasti, hasil yang kita dapatkan akan Luar Biasa dan mungkin saja lebih dari yang kita bayangkan. Di dalam tubuh kita, terdapat kekuatan besar yang sedang tidu ( The Sleep Giant Strenght). Jika kita dapat menggunakan sedikit saja kemampuan yang kita miliki, hasilnya pasti lebih dari yang kita bayangkan. Seperti halnya Einstein, Beliau hanya menggunakan sekitar 10% dari otaknya untuk mendapatkan inovasi-inovasi dalam bidang yang beliau geluti. Jadi, kita tak perlu memandang seberapa besar gunung yang ada di depan kita. Ketika kita berpikir bias, maka kita juga pasti bias. Maju terus, selalu buka lembaran yang baru. Dan, TUHAN pasti Memberkati….